
"Khadijah binti Khuwailid - part 2"
Sumber : Silsilah Ummahatul Mukminin
Khadijah dibuat kagum oleh keluhuran akhlak rasulullah, dan sifat beliau yang sangat dipercaya sehingga disebut "Ash-shadiqul Al-Amiin" (orang yang jujur dan dapat dipercaya). Khadijah pun mengutus Nafisah, saudara perempuan Ya'la bin umayyah. Sebagai penghubung sekaligus sebagai perantara yang menjelaskan keinginan khadijah.
singkat cerita, setelah nafisah bertemu rasulullah, nafisah menghadap khadijah dan menceritakan perihal kesanggupan rasulullah. Pada waktu menikah rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berusia 25 tahun, sedangkan khadijah berusia 40 tahun. Mahar pernikahan rasulullah yang diberikan kepada khadijah yaitu 500 dirham. Rasulullah tinggal bersama khadijah dalam kurung waktu yang lebih lama bila dibandingkan dengan kehidupan beliau bersama istri-istrinya yang lain.
Dari pernikahannya dengan khadijah, allah mengaruniai beberapa anak laki-laki dan wanita. Diantaranya adalah Qasim, 'Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummu kultsum, dan Fathimah.
Khadijah senantiasa setia dan patuh kepada suaminya, perjuangan khadijah bersama rasulullah pun tak gentar menghadapi ancaman kafir Quraisy. Dia berdiri tegak bersama rasulullah, rela mengorbankan jiwa, raga, dan hartanya. Sampai akhirnya allah menentukan kehendak-Nya. Khadijah pun dipanggil untuk berada di sisi-Nya, di surga-Nya.
Khadijah wafat didepan suami yang sangat dicintainya semenjak pertama kali berjumpa. Dia telah membenarkan beliau, mengimani kerasulan beliau, dan berjuang bersama beliau sampai hembusan nafas terakhir. Bagi rasulullah, khadijah adalah istri penenang jiwa, dan teman hidup yang sangat menyenangkan, penuh pengertian, sampai ia kembali ke pangkuan Rabbnya dengan hati yang ridha lagi di ridhai-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar